Menyadurdari buku Membuat Baju Santai Anak dari Satu Pola Dasar karangan Setta Widya, berikut cara mengukur lingkar badan anak. Lingkar badan (LB), lingkarkan meteran ke sekeliling badan melalui dada, lalu tambahkan 4 cm atau 4 jari terbuka.
PembuatanPola Mengukur Tubuh X / Ganjil Nilai 1. Sebutkan alat dan bahan yang dipergunakan untuk mengukur tubuh! 2. Jelaskan apa yang harus dipersiapkan sebelum mengukur tubuh! 3. Jelaskan bagaimana cara mengukur lingkar badan 4. Jelaskan bagaimana cara mengukur lebar bahu! 5. Jelaskan bagaimana cara mengukur panjang punggung!
MembuatPola Dasar Baju Dengan Mengukur Badan. Untuk menghasilkan pola baju yang benar-benar tepat dan sesuai dengan kebutuhan penggunanya pahami terlebih dahulu dasar-dasar pengambilan ukuran badan. Sebab kesesuaian pola dasar pakaian dengan bentuk tubuh akan sangat berpengaruh terhadap hasil pembuatan pakaian.
Sebelummelakukan pengukuran badan, siapkan terlebih dahulu peralatan-peralatan yang nantinya dibutuhkan. Berikut ini daftar lengkapnya. 1. Pita ukur atau pita meteran. Pita ukur atau pita meteran terbuat dari bahan yang lentur sehingga mudah dilingkarkan pada tubuh. Jika tak memiliki pita ukur, gunakan tali untuk mengukur bagian-bagian tubuh.
CARAMENGUKUR BADAN. Untuk membuat pola dasar baju wanita, pertama-tama lakukan pengukuran badan. Siapkanlah metline atau pita ukur, pensil dan kertas. Berikut ini bagian-bagian yang perlu diukur dan cara pengukurannya. 1. Lingkar Leher. Ukurlah sekeliling leher melalui lekuk leher, lalu tambahkan 1cm atau masukkan 1 jari. 2. Lingkar Dada atau
Blogtentang tips menjahit, tips tentang mesin jahit, pengetahuan umum menjahit, style dan fashion, semua tentang menjahit
Caramengukur pola dasar pakaian. Mengukur lingkar dada atau lingkar badan. Download Image. Source: id.scribd.com. Untuk posting perdana, aku akan membahas bagaimana cara mengukur badan untuk membuat pakaian. Cara membuat pola dasar baju wanita di jaman sekarang ini kebutuhan akan fashion sangat meningkat tajam, apalagi untuk baju.
24qC6m. Unduh PDF Unduh PDF Banyak katalog pakaian atau program kebugaran yang menanyakan ukuran tubuh Anda. Untuk memperolehnya, Anda hanya memerlukan pita pengukur atau seutas tali dan mistar dan seseorang untuk membantu Anda dianjurkan, walaupun Anda bisa melakukannya sendiri. Perlu diingat bahwa ketika mengukur tubuh, pita pengukur harus membalut pas, tetapi tidak ketat. Anda masih harus bisa menyelipkan satu jari di balik pita. Selain itu, ukuran pakaian akan beragam, bergantung Anda membeli pakaian pria atau wanita. 1Pilih pita pengukur kain atau plastik. Pita pengukur logam tidak akan bisa mengikuti lekuk tubuh Anda. Anda bisa membeli pita pengukur kain atau plastik di toko perlengkapan menjahit Anda bisa sekalian membeli jarum dan benang yang diperlukan atau swalayan.[1] 2Siapkan tali dan penggaris kalau tidak memiliki pita pengukur. Sebagai pengganti pita pengukur, Anda bisa membalutkan tali di tubuh dan menandainya dengan jari atau spidol. Lalu, cukup ukur tanda pada tali dengan penggaris atau pita pengukur logam! 3 Siapkan alat-alat tulis untuk mencatat hasil pengukuran. Ada banyak ukuran yang perlu diambil sehingga Anda tidak bisa mengandalkan ingatan saja. Siapkan pulpen dan buku, atau manfaatkan aplikasi notes di ponsel Anda.[2] Anda juga bisa meminta bantuan orang lain untuk mencatat selagi Anda menyebutkan ukurannya. Tuliskan ukuran dalam sentimeter. 4Tanggalkan pakaian Anda hingga menyisakan pakaian dalam atau kenakan pakaian ketat. Kalau pakaian Anda longgar atau membuncah, hasil pengukurannya tidak akan akurat. Pilih pakaian ketat seperti legging atau cukup lepaskan semua sehingga hanya tinggal bra kalau mengenakannya dan celana dalam.[3] Iklan 1 Awali dengan leher untuk kemeja. Ukurlah di sekeliling pangkal leher tempat kerah kemeja biasanya menyandar. Letakkan ujung pita pengukur pada bagian depan leher dan balutkan di sekelilingnya sampai kedua ujungnya bertemu. Tarik erat dengan lembut dan ukur.[4] Bulatkan ke paruh sentimeter terdekat. 2 Ukur bagian terlebar dada Anda. Lilitkan pita pengukur di tengah dada pada bagian terlebar, yang biasanya berada di atas puting. Lilitkan ke belakang, melalui bawah ketiak, dan pastikan pita pengukur tetap horizontal dan tidak berpuntir.[5] Tarik pita pada kulit, tetapi jangan terlalu kencang. 3 Minta bantuan teman untuk mengukur lengan baju. Bagian ini sulit diukur sendiri karena Anda perlu mengukur dari tengah punggung sampai ke lengan. Letakkan tangan di panggul dengan siku membentuk sudut siku-siku. Minta bantuan teman Anda untuk membentangkan pita pengukur di sepanjang bahu ke lengan sampai pergelangan tangan.[6] Pastikan pita pengukur melalui bagian atas bahu dan sepanjang siku untuk memperoleh panjang lengan penuh. Jika Anda terpaksa mengukur sendiri, coba rekatkan ujung pita perekat dengan selotip di tengah punggung, lalu pandu dengan lembut turun di tangan. Kalau terburu-buru, Anda bisa mengukur dari tengah dada, walaupun hasilnya akan agak berbeda. 4 Temukan ukuran pinggang alami Anda. Pinggang alami Anda adalah bagian tempat pinggang paling kecil, biasanya di atas pusar dan persis di bawah rusuk. Ukurlah bagian ini bahkan jika biasanya celana Anda menyandar agak di bagian lain. Pegang ujung pita pengukur di depan dan balutkan sisanya di sekeliling punggung untuk memperoleh ukuran pinggang alami Anda.[7] Kalau Anda biasanya mengenakan celana tipe low-rise, Anda juga bisa mengukur bagian pinggang tempat biasanya celana menyandar. Jaga pita pengukur tidak terlalu ketat dengan meletakkan jari di antara pita pengukur dengan pinggang Anda. 5 Ukur lebar panggul dan jaraknya dari pinggang. Berdirilah dengan kaki terbuka selebar 15 cm. Balutkan pita pengukur di sekeliling bagian terlebar di panggul. Kemudian, ukur tinggi dari pinggang alami ke panggul. Bagian terlebar panggul setiap orang berbeda-beda sehingga mungkin dibutuhkan beberapa kali percobaan mengetahui letak pita pengukur yang tepat. 6 Dapatkan ukuran paha, lutut, dan betis. Meskipun ukuran-ukuran ini jarang digunakan, Anda akan membutuhkan semuanya jika akan menjahit baju. Balutkan pita pengukur di bagian terlebar setiap bagian tubuh tersebut, lalu catat ukurannya.[8] Terkadang Anda juga diminta ukuran pergelangan kaki. 7 Dapatkan ukuran selangkangan. Ukur panjang selangkangan dengan meletakkan ujung pita pengukur pada pinggang di depan, lalu tarik pita pengukur melalui antara kedua kaki Anda. Letakkan jari Anda pada pita pada bagian pinggang alami di belakang untuk memperoleh ukuran selangkangan alami Anda.[9] Untuk kedalaman selangkangan, duduklah di permukaan datar. Ukur dari pinggang Anda turun ke permukaan. 8 Temukan ukuran inseam. Kenakan sepatu Anda. Langkah ini juga idealnya dilakukan dengan bantuan teman karena Anda perlu mengukur dari bagian dalam selangkangan turun ke tempat jatuhnya celana yang Anda inginkan. Namun, kalau terpaksa melakukannya sendirian, cobalah injak satu ujung pita dan tarik naik ke selangkangan.[10] Opsi lainnya adalah menggunakan celana jadi yang pas di kaki Anda dan ukur panjang inseam-nya. Iklan 1 Mulai dari ukuran payudara. Letakkan ujung pita pengukur di depan dada, pada titik terlebarnya. Lewatkan melalui ketiak, dan balutkan pita pengukur di sekeliling punggung, selagi memastikannya tidak terpuntir. Tarik dengan kencang sehingga horizontal sempurna di badan. Usahakan menarik lengan turun pada pita pengukur, dan ukur.[11] Mintalah bantuan teman kalau Anda kesulitan saat mengukur. 2 Ukur di bawah payudara jika membutuhkan dimensi bra. Kalau Anda perlu mengukur bra, ukur juga persis di bawah payudara, selagi menjaganya tetap horizontal dan ketat. Bulatkan hasil pengukuran ke angka terdekat.[12] Untuk bra ukuran Amerika Serikat US, tambahkan 10 cm jika angkanya genap, dan 12,5 jika angkanya ganjil untuk memperoleh ukuran tali karet bra. Jadi, kalau hasil pengukuran adalah 34,5, bulatkan ke 35 dan tambahkan 12,5 untuk memperoleh 47,5. Kurangkan ukuran underbust bagian bawah payudara dari ukuran payudara Anda untuk memperoleh ukuran cangkir bra AA = 1 cm A = 2,5 cm B = 5 cm C = 7,5 cm D = 10 cm E/DD US atau DD UK = 12,5 cm F/DDD US atau E UK = 15 cm G US atau F UK = 17,5 cm H US atau FF UK = 20 cm I US atau G UK = 22,5 cm J US atau GG UK = 25 cm 3 Dapatkan ukuran lengan baju. Pakaian perempuan biasanya tidak memerlukan ukuran lengan, tetapi akan membantu jika Anda belanja lewat internet. Letakkan ujung pita pengukur pada ujung bahu dan ukur turun ke pergelangan tangan.[13] Ukur tempat jatuhnya lengan baju yang Anda inginkan. 4Tuliskan ukuran bahu jika pakaian akan dijahit. Letakkan satu ujung pita pengukur pada ujung satu bahu, dan bentangkan di sepanjang punggung. Temukan ukuran bahu pada ujung bahu lainnya, selagi memastikan pita pengukur masih datar di punggung terlebih dahulu.[14] 5 Temukan pinggang alami. Pinggang alami Anda adalah bagian terkecil panggul, biasanya di atas pusar dan di bawah rusuk. Pastikan pita pengukur membentang datar di badan, lalu ambil hasil pengukuran di bagian depan.[15] Kalau biasanya Anda mengenakan celana lebih rendah, ukur juga di bagian tersebut untuk berjaga-jaga. 6 Tentukan ukuran panggul pada titik terlebar. Balutkan pita pengukur di sekeliling tubuh, pastikan Anda juga melalui bagian terlebar bokong. Jaga pita pengukur tetap horizontal dan datar di tubuh, lalu ambil hasil pengukuran di bagian depan, tempat pita saling bertemu.[16] Periksa di depan cermin untuk memastikan pita masih dalam posisi datar. Berdiri dengan kedua kaki dibuka sejauh 15 cm. 7 Temukan lebar paha, lutut, dan betis jika pakaian akan dijahit. Walaupun jarang dipakai saat membeli pakaian jadi, ukuran-ukuran ini penting jika Anda akan menjahit pakaian. Balutkan pita pengukur di sekitar setiap bagian kaki pada titik terlebar dan catat hasil pengukurannya.[17] Anda juga bisa mengukur panjang selangkang dengan membalutkan pita pengukur dari bagian depan pinggang alami, melalui antara kaki, dan ke bagian belakang pinggang alami. 8 Ukur panjang inseam. Ukuran ini memanjang dari selangkangan turun ke tempat jatuhnya ujung celana yang Anda inginkan. Ukuran ini bisa sulit dicari sendiri sehingga minta bantuan teman kalau memungkinkan.[18] Anda juga bisa mengambil ukuran dari celana jadi ukurannya pas di kaki Anda. Kalau terkadang Anda mengenakan sepatu hak tinggi, sebaiknya ambil ukuran kedua jika ingin mengenakan celana yang lebih panjang.[19] Kalau Anda tidak bisa memperoleh bantuan, ukur inseam celana jadi yang pas di kaki Anda. Bentangkan celana datar di permukaan, lalu ukur dari tengah selangkangan turun ke kaki di sepanjang inseam. Iklan Supaya lebih akurat, minta bantuan seseorang untuk mengukur badan Anda. Jangan mengempiskan perut atau meregangkan otot. Berdirilah seperti normal. Kalau Anda mengempiskan perut, ukuran akan terlalu kecil dan pakaian akan terlalu sempit di tubuh. Untuk menghemat waktu, Anda bisa mencari ukuran yang dibutuhkan untuk pakaian tertentu yang ingin dibuat atau dibeli. Sebagai contoh, jika Anda ingin mengukur kaus oblong, Anda tidak membutuhkan ukuran inseam. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Hello Sobat Bluepoin, apakah kamu pernah merasa kesulitan mencari baju yang pas di badan? Ataukah kamu ingin mencoba membuat baju sendiri namun tidak tahu bagaimana cara membuat pola baju yang benar? Artikel ini akan memberikan panduan lengkap untuk membuat pola baju sendiri di rumah. Yuk simak! Persiapan Alat dan Bahan Sebelum memulai membuat pola baju, Sobat perlu menyiapkan alat dan bahan terlebih dahulu. Beberapa alat yang diperlukan antara lain kertas buram atau kertas kalkir, pensil, penghapus, penggaris, meteran, gunting kain, dan pita pengukur. Sedangkan bahan yang diperlukan tergantung pada jenis baju yang akan dibuat. Pastikan Sobat telah menyiapkan bahan dengan benar dan sesuai dengan kebutuhan. Langkah-langkah Membuat Pola Baju 1. Mengukur Badan Langkah pertama dalam membuat pola baju adalah mengukur badan dengan menggunakan pita pengukur. Ukur lingkar dada, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul. Catat hasil pengukuran tersebut di kertas. Jangan lupa juga untuk mengukur panjang bahu, panjang lengan, dan panjang baju yang diinginkan. 2. Membuat Garis Dasar Pola Setelah mendapatkan ukuran badan, buatlah garis dasar pola dengan ukuran panjang baju yang diinginkan pada kertas buram atau kalkir. Kemudian, bagi garis tersebut menjadi dua bagian dan tandai sebagai garis tengah depan dan belakang. Buat juga garis sisi dengan mengukur setengah lingkar dada, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul pada garis tengah depan dan belakang. 3. Menambahkan Lebar Bahu dan Kerah Untuk menambahkan lebar bahu, ukur separuh lingkar bahu dan gambar garis pada kertas buram atau kalkir. Selanjutnya, buat pola kerah dengan mengukur lingkar leher, lalu gambar pada pola baju. Jangan lupa untuk memberi tanda pada pola agar mudah dibedakan antara bagian depan dan belakang. 4. Menambahkan Garis Pinggang Langkah selanjutnya adalah menambahkan garis pinggang pada pola baju. Ukur jarak dari garis bawah kerah ke pinggang dan gambar garis tersebut pada pola baju. Pastikan garis pinggang tepat berada pada pusat lingkar pinggang. 5. Menambahkan Garis Pinggul dan Lengan Untuk menambahkan garis pinggul, ukur jarak dari garis pinggang ke bagian bawah baju dan gambar garis tersebut pada pola baju. Setelah itu, tambahkan pola lengan dengan mengukurnya 6. Menambahkan Detail Lainnya Selain garis dasar pola, ada beberapa detail lain yang perlu ditambahkan pada pola baju, seperti lipatan, kancing, atau ritsleting. Pastikan Sobat mengukur dan menandai dengan benar pada pola baju agar hasil jahitan nantinya sesuai dengan yang diinginkan. 7. Membuat Pola untuk Bagian Lain Setelah membuat pola bagian depan, Sobat juga perlu membuat pola bagian belakang. Untuk membuat pola bagian belakang, ikuti langkah-langkah yang sama seperti membuat pola bagian depan. Namun, ada beberapa bagian yang berbeda, seperti pola kerah yang lebih rendah dan pola pinggang yang lebih kecil. 8. Memotong Kain Setelah memiliki pola baju yang lengkap, Sobat bisa mulai memotong kain sesuai dengan pola yang telah dibuat. Pastikan Sobat memotong dengan hati-hati agar hasil jahitan nantinya rapi dan sesuai dengan yang diinginkan. 9. Menjahit Baju Setelah memotong kain, Sobat bisa mulai menjahit baju sesuai dengan pola yang telah dibuat. Pastikan Sobat mengikuti pola dengan teliti dan menggunakan jarum dan benang yang tepat agar hasil jahitan nantinya maksimal. Selain langkah-langkah di atas, ada beberapa tips yang bisa Sobat gunakan untuk membuat pola baju yang lebih baik, antara lain 1. Gunakan Kain Bekas Jika Sobat masih pemula dalam membuat baju, sebaiknya menggunakan kain bekas sebagai bahan. Selain lebih hemat, kain bekas juga bisa menjadi bahan latihan yang baik sebelum membuat baju dengan kain yang lebih mahal. 2. Gunakan Buku atau Panduan Jika masih bingung tentang cara membuat pola baju, Sobat bisa mencari buku atau panduan online yang membahas tentang hal tersebut. Terdapat banyak panduan yang lengkap dan mudah dipahami untuk membuat pola baju sendiri. 3. Gunakan Ukuran yang Tepat Pastikan Sobat mengukur badan dengan tepat dan menggunakan ukuran yang sesuai agar pola baju yang dihasilkan pas dan nyaman dipakai. 4. Praktek Secara Rutin Seperti halnya dalam belajar, praktek secara rutin juga penting dalam membuat pola baju. Semakin sering Sobat mencoba membuat pola baju sendiri, maka semakin mahir dan terampil dalam membuatnya. Kesimpulan Membuat pola baju sendiri di rumah memang memerlukan sedikit usaha dan waktu, namun hasilnya pasti akan memuaskan. Dengan panduan lengkap di atas, Sobat bisa mulai mencoba membuat pola baju sendiri dengan mudah. Jangan lupa untukberlatih secara rutin dan kreatif dalam menambahkan detail pada pola baju agar hasilnya semakin menarik. Selamat mencoba dan semoga berhasil! Jumpa kembali di artikel menarik lainnya!
- Memilih baju renang mungkin bisa jadi sangat menantang bagi para pemilik tubuh plus size. Pasalnya, para pemilik badan plus size kerap dilanda perasaan tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya, dan khawatir baju renang bisa membuat penampilannya jadi tidak menarik. Kendati demikian, kunci dalam memilih baju renang ukuran plus size yang tepat adalah tahu bagian mana dari tubuhmu yang ingin ditunjukkan. Berikut beberapa hal yang perlu Kawan Puan pertimbangkan saat mencari pakaian renang untuk plus size. Bentuk Tubuh Melansir dari Land's End, bahwa aspek terpenting dari pakaian renang adalah tubuh kita sendiri. Maka Kawan Puan perlu menemukan baju renang yang cocok dan bisa melengkapi bentuk tubuhmu. Sehingga dengan mengetahui bentuk tubuhmu, akan semakin memudahkan Kawan Puan dalam menemukan baju renang yang tepat, termasuk juga untuk plus size. Selain itu, ukuran dan bentuk baju renang bisa ditentukan dengan mengukur payudara, pinggang dan pinggul. Baca Juga Desainer Hannie Hananto Bagikan 3 Tips Fashion untuk Tubuh Plus Size
Mengukur badan menjadi langkah penting dalam proses jahit menjahit. Cara mengukur badan haruslah tepat supaya diperoleh hasil yang akurat. Nantinya hasil pengukuran ini digunakan untuk membuat atasan, rok dan juga celana. Baca juga Pola Dasar Rok Metode So-En dan Mayneke, Lengkap Dengan Ukurannya Peralatan yang Dibutuhkan1. Pita ukur atau pita meteran2. Kertas dan pena3. Vetter banTips Mengukur BadanCara Mengukur Badan untuk Menjahit Atasan, Rok dan Gaun1. Lingkar Badan LB2. Lingkar Leher LL3. Lebar Dada LD4. Panjang Dada PD5. Panjang Sisi PS6. Panjang Lengan PL7. Lingkar Kerung Lengan KL8. Lingkar Pangkal Lengan LPL9. Tinggi Kepala Lengan TKL10. Lebar Bahu LB11. Lingkar Lengan LL12. Lingkar Pergelangan Lengan LPL13. Jarak Payudara JPD14. Tinggi Puncak TP15. Ukuran Pemeriksa UP16. Panjang Punggung PP17. Lebar Punggung LP18. Lingkar Pinggang Rok LPR19. Panjang Rok PR20. Lingkar Pinggang LP21. Lingkar Pinggul LP22. Tinggi Pinggul T PiCara Mengukur Badan untuk Pembuatan Celana1. Panjang Celana2. Lingkar Pinggang3. Lingkar Pinggul4. Lingkar Pesak5. ½ Lingkar Paha6. ½ Lingkar Lutut7. ½ Lingkar Kaki8. Panjang LututTabel Standar UkuranTabel Standar Ukuran Wanita DewasaTabel Standar Ukuran Pria Dewasa Peralatan yang Dibutuhkan Sebelum melakukan pengukuran badan, siapkan terlebih dahulu peralatan-peralatan yang nantinya dibutuhkan. Berikut ini daftar lengkapnya. 1. Pita ukur atau pita meteran Pita ukur atau pita meteran terbuat dari bahan yang lentur sehingga mudah dilingkarkan pada tubuh. Jika tak memiliki pita ukur, gunakan tali untuk mengukur bagian-bagian tubuh. Setelah itu, ukur panjang tali hasil pengukuran dengan menggunakan penggaris yang dimiliki. 2. Kertas dan pena Jangan lupa untuk menyiapkan kertas dan pena untuk mencatat hasil pengukuran yang dilakukan. Biasakan menulis dengan lengkap hasil pengukuran termasuk keterangannya. Misal lingkar pinggang 60cm. 3. Vetter ban Tali lemas yang digunakan untuk memudahkan mengukur tubuh. Bagi pemula, vetter band bisa diikatkan pada empat bagian tubuh yakni kerung lengan kanan dan kiri, dada, pinggang dan panggul. Bagi mereka yang sudah cukup mahir, vetter band bisa diikatkan hanya di bagian pinggang saja. Mengukur badan untuk keperluan menjahit memerlukan ketelitian khusus supaya hasil pengukurannya akurat. Hasil pengukuran yang akurat, tentu nantinya akan menghasilkan busana yang pas dan nyaman dikenakan. 1. Sebaiknya orang yang akan diukur memakai busana yang pas di badan supaya ukuran yang dihasilkan lebih akurat. 2. Pastikan orang yang diukur berdiri dengan tepat. Arahkan agar orang tersebut berdiri tegak dan lurus, tidak menundukkan kepala, tidak memiringkan badan, tidak membungkuk dan tidak membusungkan dada. Pastikan pula garis pandang sejajar dengan tinggi mata. Atur pula supaya kedua kaki rapat dan kedua tangan lurus pada kedua sisi badan. Baca juga Pola Dasar Baju Wanita Dewasa, Lengkap Dengan Cara Mengukur Badan Foto Cara Mengukur Badan untuk Menjahit Atasan, Rok dan Gaun Ada 22 bagian tubuh yang perlu diukur untuk membuat busana. Nantinya sebagian ukuran digunakan untuk membuat atasan dan sebagian lainnya dipakai untuk membuat bawahan berupa rok. Berikut bagian-bagian tersebut. 1. Lingkar Badan LB Ukur bagian badan belakang, lewat ketiak sampai melingkari payudara. Ambil angka pas pada pertemuan meteran. Barulah setelah itu tambahkan 4cm pada hasil pengukurannya. foto dok 2. Lingkar Leher LL Ukur keliling leher. Ambil angka pertemuan meteran pada lekuk leher depan bagian bawah. 3. Lebar Dada LD Letakkan meteran di bawah lekuk leher turun kurang lebih 5cm. Lantas ukur mendatar dari kerung lengan sebelah kiri hingga kerung lengan sebelah kanan. Foto dok. 4. Panjang Dada PD Diukur dari lekuk leher depan bagian bawah sampai batas pinggang yang terikat utas tali atau vetter ban. Foto 5. Panjang Sisi PS Ukur dari bawah kerung lengan ke arah bawah hingga mencapai batas pinggang. 6. Panjang Lengan PL Untuk lengan pendek, ukur dari ujung bahu atau pangkal lengan bawah sampai kurang lebih 5cm di atas siku atau sepanjang lengan yang ingin dibuat. Sedangkan untuk lengan panjang, ukur dari ujung bahu atau pangkal lengan ke bawah sampai kurang lebih 2cm di bawah ruas pergelangan tangan atau sepanjang lengan yang ingin dibuat. Foto mengukur panjang lengan/ 7. Lingkar Kerung Lengan KL Ukur keliling kerung lengan dalam keadaan pas. Pada hasil ukuran tersebut, tambahkan kurang lebih 4cm. 8. Lingkar Pangkal Lengan LPL Ukurlah tepat di bawah ketiak pada bagian pangkal lengan dalam keadaan pas. Kemudian tambahkan sekitar 4cm pada hasil pengukurannya. 9. Tinggi Kepala Lengan TKL Dengan tidak melepaskan meteran, ukur dari batas kerung lengan ujung bahu hingga ke pangkal lengan, tepat di lokasi LPL Lingkar Pangkal Lengan diukur. 10. Lebar Bahu LB Ukur dari batas leher sampai dengan bagian bahu yang paling rendah atau pangkal lengan. 11. Lingkar Lengan LL Ukur keliling lengan dalam keadaan pas. Pada hasil pengukurannya tambahkan kurang lebih 4cm. Foto mengukur lebar bahu dan lingkar lengan/ 12. Lingkar Pergelangan Lengan LPL Ukurlah keliling pergelangan lengan dalam keadaan pas. Lalu tambahan 2cm pada hasil pengukurannya atau bisa juga ditambahkan sesuai dengan model lengan yang hendak dibuat. 13. Jarak Payudara JPD Ukurlah dari puncak payudara kiri ke puncak payudara kanan. foto dok. 14. Tinggi Puncak TP Ukurlah dari pinggang ke atas hingga kurang lebih 2cm dari puncak payudara. Foto dok. 15. Ukuran Pemeriksa UP Ukurlah dari pertengahan pinggang bagian depan, serong melewati payudara ke arah bahu yang lebih rendah lantas teruskan ke pertengahan pinggang belakang. 16. Panjang Punggung PP Ukurlah dari bagian punggung, yakni dari ruas tulang leher yang menonjol di bagian pangkal leher ke arah bawah hingga batas pinggang bagian belakang. 17. Lebar Punggung LP Letakkan meteran pada ruas tulang leher turun kurang lebih 8cm. Lantas ukuran dari kerung lengan sebelah kiri ke kerung lengan sebelah kanan. Foto mengukur lebar dan panjang punggung/ 18. Lingkar Pinggang Rok LPR Ukurlah pada bagian pinggang yang terikat vetter band. Catat hasil pengukuran dalam keadaan pas. 19. Panjang Rok PR Ukur dari ikatan utas tali atau vetter ban hingga ke lutut atau sepanjang rok yang ingin dibuat. Foto mengukur lingkar pinggang dan panjang rok/ dok. 20. Lingkar Pinggang LP Ukur lingkar pinggang pada bagian yang terikat vetter ban atau utas tali. Catat hasil pengukuran lingkar pinggang pada pertemuan meteran dalam keadaan pas. Lalu tambahkan 2cm pada hasil pengukuran tersebut. 21. Lingkar Pinggul LP Ukurlah pada bagian pinggang yang terbesar. Jika sudah diperoleh ukuran pas, tambahkan kurang lebih 4cm. Foto mengukur lingkar pinggang dan pinggul/ 22. Tinggi Pinggul T Pi Ukurlah dari pinggul terbesar ke atas hingga batas pinggang. Cara Mengukur Badan untuk Pembuatan Celana Berbeda dengan pengukuran tubuh untuk pembuatan atasan dan gaun, pembuatan celana membutuhkan pengukuran yang berbeda. Setidaknya terdapat 8 bagian yang perlu diukur. 1. Panjang Celana Ukurlah dari ban pinggang sisi kanan ke arah bawah hingga kurang lebih 3cm di bawah mata kaki atau sesuai panjang celana yang diinginkan. foto dok. 2. Lingkar Pinggang Ukurlah pada bagian pinggang, tepatnya di atas ban pinggang celana. Ukur keliling pinggang hingga diperoleh hasil pertemuan meterannya. 3. Lingkar Pinggul Ukurlah pada bagan pinggul terbesar. Catat ukuran pas pada pertemuan meterannya. 4. Lingkar Pesak Ukurlah dari ban pinggang bagian depan ke bawah melalui selangkang melingkar ke atas hingga mencapai akhir ban pinggang bagian belakang. foto dok. 5. ½ Lingkar Paha Ukurlah sekeliling paha. Ambil ½ dari hasil pengukuran lingkaran paha tersebut lalu tambahkan kuurang lebih 2cm. Ukuran ini berlaku untuk celana model polos. Atau ukurlah pada bagian paha terbesar lipatan celananya dari bagian belakang hingga bagian depan. Foto dok. 6. ½ Lingkar Lutut Ukurlah di sekeliling lutut, dari lipatan celana bagian belakang hingga depan. Catat hasil pengukuran dan bagi hasilnya menjadi 2. Kemudian tambahkan 3cm. Foto dok. 7. ½ Lingkar Kaki Ukurlah pada bagian kaki, dari lipatan celana bagian belakang hingga depan. Untuk besar kecilnya bisa disesuaikan dengan permintaan atau model celana yang ingin dibuat. foto 8. Panjang Lutut Ukurlah dari ban pinggang sebelah kanan ke arah bawah hingga batas lutut. Tabel Standar Ukuran Tabel Standar Ukuran Wanita Dewasa Selain melakukan pengukuran sendiri pada model, pembuatan pakaian juga bisa mengandalkan tabel daftar ukuran wanita dewasa. Standar ukuran pada tabel ini biasanya digunakan di butik-butik dan juga outlet pakaian. Adapun keterangan untuk ukuran ½ lingkar paha, ½ lingkar lutut, dan ½ lingkar kaki terdiri dari ukuran kecil yang diperuntukkan bagi model polos atau tanpa lipit angka di depan garis miring dan ukuran besar untuk model lipit angka di belakang garis miring. Foto Foto Tabel Standar Ukuran Pria Dewasa Foto Foto
Cara mengukur badan untuk membuat baju – Hallo sobat pernah merasa binggung saat membeli pakaian tetapi ranggu dengan ukuran yang ditawarkan, terdapat dua cara mengukur untuk membuat baju, yaitu dengan mengukur badan secara langsung atau mengukur dengan baju yang sudah jadi. Sebelum langsung mengambil ukuran, persiapkan terlebih dahulu peralatan yang dibutuhkan, seperti pita meter untuk mengukur, buku dan pena untuk mencatat daftar ukuran badan yang sudah diukur. Barulah kemudian mulai mengukur dengan cara sebagai berikut. 1. Cara mengukur badan pria untuk membuat baju Lingkar leher Pertama lingkarkan meter pita ke leher si model. Kemudian ukurlah bagian bawah leher dalam satuan sentimeter. Dan tulislah di dalam buku ukuran yang sudah pas. Lingkar Dada Lingkarkan meter pita dibawah ketiak, di sekeliling bagian dada yang paling membusung. Ukur dengan sedikit lebih longgar kemudian kembali tulis ukuran yang sudah pas ke dalam buku. Lebar bahu Letakkan ujung pita meter pada batas bahu kiri, lalu bentangkan sampai ke batas bahu kanan. Panjang Tangan Terlebih dahulu model menekuk siku dan letakkan telapak tangan di pinggul. Kemudian si pengukur mulai mengukur dari bagian lengan atas hingga ke pergelangan tangan untuk baju lengan panjang, sedangkan untuk baju lengan pendek hanya sampai di atas siku saja. Lingkar pinggang Lingkarkan meteran mengelilingi pinggang, longgarkan meteran sedikit dengan meletakkan sebuah jari diantara meteran dan pinggang. Panjang baju Letakkan ujung awal pita meter pada batas lengan, kemudian tarik sampai panjang baju yang diinginkan. 2. Cara mengukur badan wanita untuk membuat baju Bentuk tubuh wanita tidak sama dengan bentuk tubuh pria karena ada lekukan-lekukan tubuh yang berbeda. Wanita juga selalu menginginkan penampilan yang sempurna jika memakai busana. Untuk itu proses pengukurannya lebih banyak dan lebih detail dibanding mengukur tubuh pria. Lingkar leher Lingkarkan pita meter dari depan ke belakang pada bagian leher. Ukur hingga sedikit kebawah leher. Lingkar badan Lingkarkan meteran ke bagian bawah ketiak, disekeliling bagian dada yang membusung. Berikan kelonggaran agar tidak menjadi ketat. Lingkar Pinggang Pita meter harus dilingkarkan di bagian pinggang, pas dengan lekukan pinggang. Lingkar Panggul Lingkarkan meteran disekeliling bagian panggul, di bawah pinggang. Berikan sedikit kelonggaran dengan memasukkan satu jari. Lingkar kerung lengan Lingkarkan pita meter pada bagian lengan atas, mengelilingi ketiak sampai bahu. Lebar Muka Pita meter diletakkan di bagian atas dada, dan dibentangkan dari ujung ketiak kanan sampai kiri. Panjang muka Pita meter diletakkan dari titik kerung leher bagian tengah, kemudian tarik sampai batas pinggang. Panjang Bahu Letakkan pita meter pada titik bahu pada leher tertinggi sampai bahu yang paling rendah pada ujung lengan. Demikianlah artikel dari tentang cara mengukur badan untuk membuat baju. Semoga bermanfaat untuk kalian semuanya. Baca Juga √ Passing Grade ITB Terbaru 2019 √ Passing Grade UGM Terbaru 2019 √ Passing Grade Sunan Ampel Terbaru 2019 √ Menghitung Berat Badan Ideal
mengukur badan untuk membuat pola baju